WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Sejumlah Stasiun Pengisian bahan Bakar Umum (SPBU) mengalami penurunan dalam penjualan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite.

Hal ini terjadi ramainya kendaraan jenis sepeda motor brebet khususnya Kota Banjarmasin, usai mengisi BBM jenis Pertalite.

Pantauan di lapangan, terlihat SPBU 64.701.05 yang ada di jalan Sultan Adam, untuk antrian BBM Pertalite tidak terlalu banyak seperti biasanya.

Baca Juga Pipa Bocor, Air Leding di Banjarmasin Utara Malam ini Bakal Mati

Pengawas SPBU, Gunawan mengatakan, untuk saat ini masih penjualan pertalite memang ada mengalami sedikit penurunan.

“Untuk penjualan Pertalite masih terbilang normal, tapi untuk antrian memang tidak sepanjang biasanya,” ucap Gunawan, Rabu (5/11).

“Tapi kalau untuk penjualan BBM jenis Pertamax memang mengalami peningkatan dari yang sebelumnya,” tambahnya.

Gunawan juga menjelaskan, kejadian tersebut tidak mengganggu atau merubah stok pengiriman ke SPBU tersebut.

“Kalau untuk stok yang dikrimkan itu tidak ada perubahan, masih sama dengan yang sebelumnya,” jelas Gunawan.

Sementara itu, untuk SPBU 64.701.01 yang ada di jalan Zapri Zamzam, saat dikunjungi wartabanjar.com, sedang dalam keadaan tutup.

Seorang petugas yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, kalau BBM sedang dalam keadaan kosong.

“Baru hari ini tutupnya, karena stok BBM nya sedang habis, baru kemarin habisnya,” katanya.

“Jadi sementara masih menunggu pengiriman, kalau sudah datang baru kita buka lagi,” lanjutnya.

Ia juga menuturkan, dalam beberapa hari terakhir, untuk penjualan Pertamax memang mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

“Informasinya, pihak atasan juga mau meminta penambahan kuota Pertamax, tapi untuk lebih jelasnya saya juga masih belum tahu, karena saya cuka petugas di lapangan,” tuturnya.

“Karena memang beberapa hari terakhir, untuk penjualan Pertamax meningkat dibandingkan Pertalite. Kalau sebelumnya itu Pertalite yang paling banyak dibeli pelanggan,” pungkasnya. (Wartabanjar.com/iqnatius)

Editor Restu