BACA JUGA: Warga Gatot Subroto Heboh Temukan Pipa PDAM Bocor, Ditengarai Dipotong Maling Meteran Air
Lebih lanjut, Gusti Rizky menilai insiden ini harus menjadi momentum perbaikan sistem pengawasan dan sertifikasi dapur MBG di Banjarbaru.
“Dengan adanya Satgas MBG bentukan Ibu Wali Kota, kita berharap verifikasi dapur-dapur penyedia dilakukan lebih selektif lagi. Dapur dan penjamah makanan harus benar-benar layak dan memiliki sertifikasi sebelum beroperasi,” tuturnya.
Menurutnya, sertifikasi bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk jaminan keamanan dan mutu makanan yang disajikan kepada anak-anak sekolah.
“Standar gizi dan kelayakan makanan harus jadi perhatian utama. Karena yang kita layani adalah anak-anak generasi masa depan Banjarbaru,” pungkasnya. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor: Yayu
