WARTABANJAR.COM, BATOLA – Sepasang suami istri meminta sumbangan di area Marabahan mengatasnamakan untuk anak yatim piatu tepergok warga.
Diketahui sumbangan yang diminta untuk anak yatim piatu ternyata digunakan untuk kepentingan pribadi.
Hal ini terungkap usai keduanya kepergok warga di Simpang Arga saat menunggu sang anak yang disuruhnya mengemis.
Baca Juga Bundaran Palam Rusak Dihantam Truk, Disperkim Minta Pelaku Bertanggung Jawab
Dikutip dari akun beritainformasikal, uang hasil mengemis digunakan untuk membayar kredit sepeda motor NMax sebanyak dua unit dan untuk membayar kredit rumah.
Total angsuran yang dibayarkan pelaku berjumlah Rp 4 juta. Warga kemudian meminta pelaku untuk memberi pernyataan minta maaf.
“Jadi anaknya disuruh meminta minta, nang
abah (ayahnya) mengawasi di kendaraan wan
bini (istri). Kuliling (keliling) wilayah Marabahan sampai Keladan,” tulis dalam keterangan unggahan. (Wartabanjar.com/atoe)
Editor Restu







