WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Indonesia keluar sebagai juara umum pada Indonesia Masters II level Super 100 setelah merebut gelar di empat dari lima nomor yang dipertandingkan.
Wakil Ketua Umum PP PBSI Taufik Hidayat menilai pencapaian itu merupakan buah kerja keras serta proses pembinaan yang terencana.
Dari lima nomor, hanya tunggal putri yang gagal dipertahankan setelah Mutiara Ayu Puspitasari tumbang di semifinal.
Sisa gelar direbut lewat kemenangan Muhammad Zaki Ubaidillah, pasangan ganda campuran Marwan/Aisyah, ganda putra Raymond/Nikolaus, serta ganda putri Apriyani/Fadia.
Taufik berharap hasil di level 100 ini menjadi pemicu kepercayaan diri pemain muda untuk melangkah ke level lebih tinggi.
Ia menegaskan bahwa bulu tangkis bukan olahraga instan sehingga regenerasi membutuhkan waktu dan konsistensi program pembinaan.
Kabid Binpres PP PBSI Eng Hian menyatakan regenerasi atlet menjadi prioritas dan menyambut munculnya talenta baru sebagai sinyal positif.
Beberapa nama muda seperti Ubed, Marwan/Aisyah, Raymond/Nikolaus, serta Isyana/Rinjani disebut mulai menunjukkan kualitas untuk masa depan.
Prestasi ini dinilai sebagai langkah awal yang bisa diakselerasi melalui kompetisi bertahap agar atlet siap bersaing di level internasional lebih tinggi.
PBSI dan pelatih diperkirakan akan menyusun program lanjutan untuk memantau perkembangan dan menaikkan level pertandingan para pemenang. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)







