DPRD Tala "Kuliti" Pemkab Soal Tambahan Rp 200 Miliar ke Bank Kalsel, Ini Untung Rugi dan Risikonya
Namun, pemerintah daerah menegaskan bahwa langkah ini tetap berpedoman pada prinsip kehati-hatian fiskal, dan hanya akan dilaksanakan jika kas daerah mencukupi tanpa mengganggu belanja wajib publik seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar.
Meski penuh tanya dan perdebatan, seluruh fraksi sepakat membawa Raperda ini ke tingkat Panitia Khusus (Pansus) untuk pembahasan lebih mendalam bersama pihak eksekutif.
“Hal-hal yang belum terjawab secara rinci akan dibahas lebih lanjut di Pansus bersama tim eksekutif,” pungkas Wabup Zazuli.
Langkah investasi besar Pemkab Tala ini kini menjadi sorotan publik, antara peluang besar meningkatkan PAD lewat dividen Bank Kalsel, atau justru pertaruhan keuangan daerah di tengah ancaman defisit.(Wartabanjar.com/Gazali)
editor: nur muhammad