Demi MTQ yang Objektif dan Berkualitas, LPTQ Tanah Laut Standarisasi Profesionalisme 100 Dewan Hakim
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Tanah Laut mengambil langkah strategis untuk meningkatkan mutu Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) dengan menggelar pelatihan bagi dewan hakim dan juri yang dipusatkan di Aula MAN Tanah Laut pada Minggu (19/10/2025).
Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanah Laut, Ismail Fahmi, yang mewakili Bupati H. Rahmat Trianto.
Kehadiran jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan DPRD, Pengadilan Agama, dan Kementerian Agama, bersama tokoh agama serta para narasumber, menandakan pentingnya acara ini bagi daerah.
Dalam laporannya, Ketua I LPTQ Tanah Laut, M. Wahyudi, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan sebuah ikhtiar untuk mengasah kualitas dan profesionalisme para dewan hakim di semua tingkatan.
"Tema kegiatan ini adalah Mewujudkan Hakim Akuntabel, Berintegritas, dan Profesional. Tujuannya untuk meningkatkan kompetensi dan pemahaman dewan hakim, menumbuhkan sikap profesional dan berintegritas, serta menyamakan standar penilaian antar dewan hakim," ujarnya.
Pelatihan yang didanai oleh APBD Kabupaten Tanah Laut Tahun 2025 ini diikuti oleh 100 peserta. Komposisi peserta mencakup dewan hakim yang telah berpengalaman serta wajah-wajah baru sebagai bagian dari proses kaderisasi.
Selama satu hari penuh, para peserta menerima materi selama enam jam pelajaran yang terbagi di sembilan ruang kelas berbeda, disesuaikan dengan cabang yang dinilai.
Untuk memastikan kualitas materi, LPTQ menghadirkan narasumber kompeten dari LPTQ Provinsi Kalimantan Selatan, para praktisi tilawah Al-Qur'an, hingga perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Tanah Laut.
Sementara itu, Sekda Ismail Fahmi dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada LPTQ atas penyelenggaraan pelatihan ini. Ia menekankan peran krusial dewan hakim dalam memastikan ajang MTQ berlangsung secara adil dan berkualitas.
"Pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalitas dewan hakim agar pelaksanaan MTQ berjalan objektif, adil, dan berkualitas. Dewan hakim memegang peran penting dalam menjaga kemurnian nilai-nilai Al-Qur'an," tuturnya.
Ia berharap pelatihan ini dapat melahirkan hakim-hakim Qurani yang jujur, amanah, dan menjadi teladan dalam menegakkan nilai keadilan.