Guru & Orang Tua Harus Waspada
dr. Taufik memberi peringatan keras agar pihak sekolah dan orang tua lebih aktif mengawasi makanan yang diterima anak-anak.
“Guru boleh menolak paket makanan bila tercium bau tak sedap, lauk berlendir, atau nasi terasa asam,” ujarnya memberi contoh.
Ia juga menganjurkan dibuatnya checklist sederhana di setiap sekolah untuk memeriksa kondisi makanan sebelum dibagikan kepada siswa.
“Selama gizi seimbang dan prinsip kebersihan dijaga, orang tua tak perlu panik. Tapi kewaspadaan tetap harus diutamakan,” tegasnya.
Kasus ini diharapkan menjadi evaluasi besar bagi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh wilayah. Pemerintah dan penyedia makanan diminta meningkatkan standar higienitas, memperhatikan rantai suhu, serta memastikan petugas dapur mendapat pelatihan keamanan pangan.
Dengan pengawasan yang ketat, program MBG diyakini tetap bisa menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang anak Indonesia, tanpa menimbulkan risiko kesehatan di kemudian hari. (wartabanjar.com/IKhsan)
editor: nur muhammad







