Drama Tali Bendera Lepas di Tengah Lomba Paskibra di Tanah Laut, Antisipasi Panitia Jadi Sorotan
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI- Sebuah insiden tak terduga mewarnai jalannya Lomba Paskibra tingkat SLTA se-Kabupaten Tanah Laut, ketika tali pada tiang bendera utama terlepas dan membuat panitia panik.
Perlombaan yang digelar oleh KESBANGPOL Tanah Laut ini berlangsung di Pelaihari, Sabtu (11/10/2025).
Peristiwa ini berawal saat kondisi cuaca diguyur hujan lebat.
Setelah tim dari SMAN 1 Jorong berhasil menuntaskan tugas pengibaran, bendera dan tali menjadi basah kuyup.
Puncaknya terjadi ketika giliran tim Paskibra SMAN 1 Bajuin hendak melakukan penurunan bendera.
Diduga akibat kurangnya kehati-hatian, tali tersebut terlepas sepenuhnya dari katrol di tiang yang tingginya diperkirakan lebih dari enam meter.
Kepanikan panitia di lokasi diakui oleh salah seorang juri, Ismail, S.Pd.
Menurutnya, ketinggian tiang menjadi kendala utama untuk memperbaiki masalah tersebut.
“Alhasil semua panitia bingung bagaimana cara memasang tali bendera yang terlepas dari tiang. Tiangnya tinggi sekali, lebih dari enam meter,” ungkapnya.
BACA JUGA: FENOMENA LANGKA! Warga Kotim Geger Diguyur Hujan Es di Tengah Teriknya Kalimantan Tengah
Pandangan serupa juga disampaikan oleh juri lain, Iptu Abdul Goni, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi secara spontan di tengah guyuran hujan.
“Tali basah dan bendera berat karena hujan, mungkin itu yang menyebabkan tali terlepas,” ujarnya.
Situasi genting tersebut untungnya tidak berlangsung lama.
Sebuah mobil crane milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tanah Laut yang kebetulan berada tak jauh dari lokasi acara segera dikerahkan untuk memberikan bantuan.
Dalam waktu singkat, sekitar lima menit, tali berhasil dipasang kembali pada tiang utama, dan perlombaan pun dapat dilanjutkan hingga tuntas.
Meskipun sempat menimbulkan kepanikan, insiden tali bendera yang terlepas ini menjadi sebuah cerita unik dan tak terlupakan yang memberi warna tersendiri pada penyelenggaraan lomba Paskibra tingkat Kabupaten Tanah Laut tahun ini.(Wartabanjar.com/Gazali)
Editor: Yayu