Keracunan MBG, Satgas MBG Banjar Siap Tinjau Sekolah

“Kami tidak pernah menerima laporan semacam itu, bahkan belum mendengar adanya berita acara dari pihak sekolah,” ujarnya.

Dalam upaya memulihkan kepercayaan publik, pihak Satgas merencanakan kunjungan langsung ke sekolah-sekolah. “Kami ingin memastikan kualitas makanan benar-benar aman. Kalau memungkinkan, kami akan makan bersama anak-anak sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab,” tambahnya.

Terkait kelayakan dapur, Satgas menegaskan pentingnya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai syarat mutlak untuk operasional SPPG.

“Ini bukan aturan sepihak ataupun mengada-ada, SLHS adalah standar nasional yang harus dipenuhi oleh setiap dapur MBG. Tanpa itu tidak boleh beroperasi,” tegas Sipliansyah.

Sebagai informasi terkini, total 132 siswa dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan MBG.

Dari jumlah tersebut, 122 siswa telah dipulangkan dalam kondisi stabil, sementara 10 siswa lainnya masih menjalani perawatan medis. (wartabanjar.com/IKhsan)

Editor Restu