“Modahan bayi nyaa selamat dan sehat haja 😢”
“Ya Allah marasnya, mudahan kuitannya diberi kesabaran 🙏”
“Kd di daratan ditabrak mobil warung, di sungai tetabrak kelotok… Ya Allah 😭”
“Hiduplah bayinya masih, Alhamdulillah sudah sadar dan masih dirawat di RS Ulin.”

Bagi sebagian warga Banua, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan di perairan dan area bawah jembatan harus lebih diperhatikan. Banyak yang berharap, pemerintah memperketat pengawasan aktivitas kelotok serta warung di tepian sungai.

“Takdirnya Masih Diberi Hidup” — Doa untuk Si Kecil

Meski insiden ini menimbulkan kepanikan besar, banyak warga menganggap kejadian tersebut sebagai keajaiban kecil di Sungai Martapura.

“Takdir inya hndk mati syahid… Mudahan bayi nyaa sehat dan panjang umur,” tulis seorang warganet dengan nada penuh haru.

Nyawa mungil itu kini menjadi simbol harapan — bahwa di tengah arus deras musibah, masih ada keajaiban yang memeluk kehidupan.(Wartabanjar.com/beritainformasikal/Berbagai Sumber)

editor: nur muhammad