WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Provinsi Kalimantan Selatan merupakan salah satu daerah dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi.
Ada enam jenis bencana utama yang mengancam Kalsel, yaitu banjir, tanah longsor, angin puting beliung, kebakaran hutan dan lahan, kekeringan, serta gelombang pasang (rob).
Hal tersebut diungkap Plt Kepala BPBD Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai, yang diwakili oleh Sekretaris Badan, Iswantoro di Rapat Penyusunan Dokumen Rencana Kontinjensi (Renkon) Bencana Air Pasang Tinggi dan Gelombang Pasang (rob) Kalimantan Selatan Tahun 2025, bertempat di Aula Kantor BPBD Kalsel, Banjarbaru, Senin (6/10/2025).
Baca Juga TERJARING BISNIS SABU 3 ONS! Dua Pria Asal Banjarbaru Dihukum 8 Tahun Penjara, Denda Rp 2 Miliar
“Gempa bumi juga menjadi ancaman, meski skalanya kecil,” tambahnya.
Melalui kegiatan penyusunan dokumen rencana kontinjensi ini, Iswantoro berharap seluruh peserta dapat memberikan kontribusi nyata dalam memetakan potensi, sumber daya, dan sarana prasarana yang bisa dimobilisasi dalam penanganan darurat bencana di Kalimantan Selatan.
“Dokumen ini diharapkan menjadi pedoman operasional bagi seluruh pihak dalam menentukan langkah-langkah strategis penanggulangan darurat bencana di daerah kita,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan ini.
“Semoga kegiatan ini menghasilkan rumusan yang aplikatif dan dapat mewujudkan Kalimantan Selatan tangguh bencana,” tutupnya. (Wartabanjar.com/MC Kalsel)







