Dalam proses pencarian, tim mengerahkan berbagai alat utama dan pendukung (Alut & Palsar), termasuk Rescue Car D-Max, KN SAR 407, Rubber Boat bermesin tempel, Aqua Eye (1 unit), 4 set peralatan selam, serta perlengkapan komunikasi dan perorangan.

Meski diwarnai cuaca tidak bersahabat dan arus sungai deras, seluruh tim mampu menyelesaikan misi kemanusiaan ini dengan aman dan tanpa kendala besar.

Temuan jenazah Ahmad Fauzi menjadi penutup dari tragedi memilukan yang sempat mengguncang masyarakat pesisir Sungai Barito.

“Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga diberi ketabahan,” tutup Kakansar Banjarmasin dengan nada sendu.(Wartabanjar.com/Ramadan)

editor: nur muhammad