Kapal Kemanusiaan Global Sumud Flotilla Menuju Gaza Disergap Israel, Aktivis Dunia Jadi Korban
WARTABANJAR.COM – Situasi di perairan menuju Gaza kembali memanas. Kapal kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) yang membawa misi bantuan untuk rakyat Palestina dicegat secara dramatis oleh pasukan militer Israel pada Kamis (2/10/2025).
Rekaman video memperlihatkan tentara Israel bersenjata lengkap naik ke kapal “Florida”, menahan seluruh kru, bahkan mematikan sistem CCTV kapal agar aksi mereka tak terekam lebih lanjut.
Menurut pihak GSF, pencegatan ini sudah diprediksi sejak kapal memasuki “zona berisiko tinggi” sejauh 150 mil laut dari Gaza. Meski begitu, pencegatan tetap memicu gelombang kecaman internasional karena menyasar misi kemanusiaan yang membawa bantuan.
Hingga Rabu (1/10/2025) malam, tercatat 13 kapal sudah berhasil disita Israel, termasuk kapal “Alma” yang ditumpangi aktivis iklim dunia Greta Thunberg serta cucu Nelson Mandela, Mandla Mandela.
Versi Israel vs Penyelenggara Flotilla
Kementerian Israel dalam keterangannya menyebut bahwa kapal-kapal tersebut “dihentikan dengan aman”, dan seluruh kru dipindahkan ke pelabuhan Israel untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Namun, penyelenggara Global Sumud Flotilla menyatakan hal berbeda. Menurut mereka, masih ada sekitar 30 kapal lainnya yang terus berlayar menuju Gaza, meski penuh risiko dicegat paksa oleh militer Israel.
Pencegatan terhadap kapal kemanusiaan ini kembali menambah sorotan global pada agresi Israel terhadap Palestina. Keberadaan tokoh-tokoh internasional di dalam armada flotilla membuat kasus ini diperkirakan akan menjadi isu panas di forum internasional.(Wartabanjar.com/Berbagai Sumber)
editor: nur muhammad