“Target kami, inovasi ini tidak hanya berhenti di sekolah, tetapi bisa diadopsi masyarakat sebagai solusi nyata mengatasi sampah plastik,” tegas Hendro.

Dengan inovasi ini, SMKN 5 Banjarmasin sukses membuktikan bahwa kreativitas anak bangsa mampu menghadirkan teknologi ramah lingkungan sekaligus membuka jalan menuju ekonomi hijau di Kalimantan Selatan.(Wartabanjar.com/Ramadan)

editor: nur muhammad