WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Polemik pencabutan kenaikan jabatan akademik terhadap 17 guru besar Universitas Lambung Mangkurat (ULM) akhirnya mendapat penjelasan langsung dari pihak kampus. Rektor ULM, Prof. Dr. H. Ahmad Alim Bachri, M.Si lewat akun Instagram @lambungmangkurat menegaskan bahwa ULM menghormati keputusan kementerian, namun menolak isu simpang siur yang sempat beredar di publik.

Kronologi Polemik 17 Guru Besar

27 September 2025 – Muncul pemberitaan di media massa soal pencabutan gelar 17 guru besar ULM. Namun, saat itu ULM memastikan belum pernah menerima surat keputusan dari kementerian terkait isu tersebut.

29 September 2025 – ULM akhirnya menerima Surat Nomor 4159/A3/KP.03.05/2025 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui sistem naskah elektronik (SINDE). Surat itu berisi pembatalan kenaikan jabatan akademik/fungsional terhadap 17 dosen ULM.

BACA JUGA:SK Pembatalan 17 Guru Besar ULM Diduga Akibat Pelanggaran Integritas Akademi, ‘Diduga Ada Aliran Dana’

Pernyataan Resmi Rektor ULM

Rektor ULM menegaskan beberapa poin penting:

Menghargai keputusan Kementerian – ULM menerima sepenuhnya pembatalan kenaikan jabatan akademik tersebut.

Tidak memengaruhi Tridharma & akreditasi – Pencabutan ini tidak berpengaruh terhadap kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, maupun status akreditasi ULM.

Pendampingan dosen terdampak – Kampus akan melakukan monitoring, supervisi, dan pendampingan agar para dosen dapat memperbaiki syarat dan mengajukan kembali jabatan akademik sesuai aturan.

Good university governance – ULM berkomitmen menjaga integritas, transparansi, dan akuntabilitas tata kelola perguruan tinggi.

Hanya Humas sebagai sumber resmi – Semua informasi terkait polemik ini hanya dikeluarkan melalui Humas ULM.

Prof. Ahmad Alim Bachri juga mengajak seluruh pihak untuk tidak terjebak pada persepsi negatif, melainkan bersama-sama memperkuat kepercayaan publik terhadap ULM.

“Kami akan terus melakukan pembenahan dan melaporkan progres kepada masyarakat melalui kanal resmi universitas,” tegasnya, Kamis (2/10/2025).(Wartabanjar.com/Tim)

editor: nur muhammad