Sekolah Rusak Parah! SDN Tinggiran Darat Batola Jadi Prioritas Perbaikan, Disdik Siapkan Rp 350 Juta
WARTABANJAR.COM, MARABAHAN – Kondisi memprihatinkan SDN Tinggiran Darat, Kecamatan Mekarsari, Kabupaten Barito Kuala (Batola) akhirnya mendapat perhatian serius dari Dinas Pendidikan (Disdik) Batola. Sekolah yang atapnya ambruk hingga mengganggu proses belajar-mengajar ini bakal segera direhabilitasi dengan anggaran Rp 360 juta.
Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi darurat. Atap kelas IV ambruk total, mulai dari kayu hingga seng, menimpa lantai dan berhamburan ke seluruh ruangan. Kelas III juga tak kalah memprihatinkan, plafon dan konstruksi atap sudah runtuh sebagian. Akibatnya, dua ruang kelas ini sudah lama dikosongkan.
Lebih parahnya lagi, kelas II kini juga terancam roboh dengan atap miring yang membahayakan, meski masih dipaksakan dipakai untuk belajar. Para siswa akhirnya harus diungsikan ke ruang kepala sekolah dan perpustakaan agar tetap bisa mengikuti pelajaran.
Kepala SDN Tinggiran Darat, Salafuddin, mengungkapkan bahwa tanda-tanda kerusakan sudah terlihat sejak 2022.
“Dua ruangan sudah lama dikosongkan karena atapnya rawan ambruk. Anak-anak belajar di ruang darurat seperti perpustakaan,” jelasnya.
Harus Cepat Ditangani
Sekretaris Disdik Batola, Lulut Widiyantoro Putro, memastikan bahwa sekolah ini masuk daftar prioritas perbaikan.
“Insya Allah tahun 2025 segera direalisasikan. Karena sifatnya darurat, penanganannya harus cepat. Kami sudah mengalokasikan anggaran Rp 360 juta untuk merehabilitasi lima ruang kelas,” tegasnya.
Dengan adanya anggaran rehabilitasi ini, diharapkan SDN Tinggiran Darat bisa kembali menjadi tempat belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi ratusan siswa yang selama ini belajar dalam kondisi serba darurat.(Wartabanjar.com/Frans)
editor: nur muhammad