GEMPARRR! Ahmad Sahroni Ngaku 7 Jam Sembunyi di Toilet Saat Rumah Dijarah, Tapi Netizen Tak Percaya: “Karangan yang Indah”

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Cerita mengejutkan datang dari politisi Ahmad Sahroni. Ia mengaku harus bersembunyi di toilet lantai empat rumahnya di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, selama tujuh jam penuh ketika kediamannya digeruduk massa pada akhir Agustus lalu.

Menurut staf pribadinya, amukan massa terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Rumah dilempari batu, suasana panik, dan ada delapan orang terjebak di dalam. Beberapa orang naik ke rooftop, sementara Sahroni justru memilih toilet sempit tanpa kunci, bahkan mengoleskan tanah di wajah agar tak dikenali.

Drama makin tegang ketika seorang tak dikenal masuk sambil menyorotkan senter. Saat ditanya identitasnya, Sahroni menjawab singkat:

Ahmad Sahroni.(@ahmadsahroni88)

“Saya penjaga rumah.”

Orang itu percaya, lalu pergi. Baru sekitar pukul 22.00 WIB, Sahroni berhasil melarikan diri lewat atap, menyeberang ke rumah tetangga, dan meminjam telepon untuk menghubungi istrinya.

Ketua RT setempat menyebut warga sempat menutup akses gang untuk mencegah massa semakin brutal. Namun, akar masalahnya adalah ucapan kontroversial Sahroni soal desakan pembubaran DPR yang ia sebut sebagai “orang tolol”. Pernyataan itu memicu amarah publik hingga membuat Partai NasDem menonaktifkannya dari keanggotaan DPR.

Netizen Nyinyir: “Kok Kayak FTV Malam Jumat?”

Cerita Sahroni ini justru menuai tawa dan cibiran dari netizen. Alih-alih simpati, publik ramai-ramai menuduhnya lebay hingga penuh drama.