WARTABANJAR.COM, BARABAI – Dinkes Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar skrining merokok di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Barabau bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (23/9/2025).
Langkah ini sebagai upaya mencetak generasi muda yang sehat dan bebas rokok terus digencarkan Dinkes HST.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Dedikasi PTM BAIK (Dedikasi Dini Kesehatan Terintegrasi Penyakit Tidak Menular Bagi Insan Banua Kalimantan), yang bertujuan meningkatkan deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) melalui berbagai skrining kesehatan.
Baca Juga
BREAKING NEWS Perkelahian Maut di Jalan Pangeran Antasari, Satu Korban Tewas
Sebanyak 200 siswa MAN 1 HST mengikuti kegiatan tersebut. Mereka tidak hanya menjalani pemeriksaan, tetapi juga mendapatkan edukasi mengenai bahaya rokok dan dampaknya terhadap kesehatan, mulai dari penyakit jantung, gangguan paru-paru, hingga risiko kanker di kemudian hari.
Kepala Dinas Kesehatan HST, dr. Desfi Delfiana Fahmi, menegaskan pentingnya edukasi bahaya rokok sejak usia sekolah.
“Pembentukan generasi muda yang sehat tanpa rokok bukan hanya menurunkan risiko penyakit tidak menular, tetapi juga berdampak jangka panjang terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, termasuk menekan angka stunting,” jelasnya.
Program Dedikasi PTM BAIK sendiri tidak hanya mencakup skrining merokok pada usia 10–21 tahun, tetapi juga deteksi dini kanker serviks, kanker payudara, obesitas, diabetes melitus, hipertensi, hingga pemeriksaan indera.







