WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Di tengah hiruk-pikuk Kota Banjarmasin, berdiri sebuah bangunan lusuh berlantai lima di Jalan Belitung. Dulu sempat megah, kini tinggal dinding kusam, jendela kosong, dan semak liar yang membuatnya dijuluki warga sebagai “bangunan antu”.

Mahlani (70), warga yang sudah puluhan tahun bermukim di sekitar lokasi, menjadi saksi sejarahnya. Ia menuturkan bahwa awalnya di lokasi tersebut berdiri rumah milik istri Gubernur Kalsel periode 2000–2005, Sjachriel Darham.

“Awalnya rumah biasa, lalu berubah jadi hotel megah bernama Kira Nugraha. Saya masih ingat, karena waktu itu sering berjualan di depan sini,” ujarnya, Selasa (23/9/2025).

Bangunan bertingkat yang terbengkalai di Jalan Belitung Kota Banjarmasin. (Wartabanjar.com/Ramadan)

Namun, nasib tragis menimpa. Kebakaran hebat menghentikan operasional hotel, membuatnya ditutup dan kemudian dijual ke investor asal Jakarta. Rencana pun berubah: gedung itu digadang-gadang akan menjadi rumah sakit modern. Sayangnya, proyek mangkrak dan tidak pernah selesai hingga kini.

“Sudah 20 tahun lebih terbengkalai. Dulu sempat ramai orang datang buat foto karena bangunannya megah. Tapi sekarang cuma angker,” tambah Mahlani.

Bangunan bertingkat yang terbengkalai di Jalan Belitung Kota Banjarmasin. (Wartabanjar.com/Ramadan)

Kini, bangunan tersebut tinggal menyisakan cerita kelam—saksi bisu mimpi megah yang kandas di tengah jalan. Dari simbol kemewahan, berganti jadi reruntuhan penuh misteri.

Pertanyaan pun bergema: Apakah bangunan ini akan selamanya menjadi monumen kegagalan, atau ada pihak berani yang mampu menghidupkannya kembali? (Wartabanjar.com/Ramadan)

editor: nur muhammad