WARTABANJAR.COM, MARABAHAN – Sudah bertahun-tahun, kondisi oprit lingkar dalam atau jalan jembatan penghubung Barito Kuala–Tapin (Margasari) dibiarkan rusak tanpa perbaikan berarti. Jalan yang seharusnya menjadi akses vital warga kini justru menimbulkan keresahan karena membahayakan keselamatan pengendara.
Lubang, gelombang, hingga jalan bergoyang membuat pengemudi was-was saat melintas, apalagi jika harus berselisihan dengan kendaraan lain. Warga pun geram dan mendesak pemerintah segera mengambil langkah nyata agar akses ini kembali aman digunakan.(Wartabanjar.com)
Editor Video: Nata Prima

