WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Francesco “Pecco” Bagnaia kembali datang ke Misano dengan status sebagai raja San Marino GP. Pembalap Ducati Lenovo ini memiliki catatan yang istimewa di sirkuit yang juga menjadi rumah bagi tim merah asal Bologna tersebut.
Misano menjadi tempat di mana Bagnaia mencatatkan beberapa momen penting dalam kariernya. Salah satu pencapaian terbesarnya adalah torehan waktu 1 menit 30,887 detik yang mengukir rekor putaran tercepat di sirkuit ini. Catatan itu membuktikan bahwa Pecco bukan hanya cepat, tetapi juga memiliki konsistensi dalam menguasai karakteristik lintasan yang penuh kombinasi tikungan teknis.
Selain itu, Bagnaia juga menjadi juara bertahan GP San Marino. Pada musim lalu, ia tampil dominan dan berhasil menaklukkan tekanan besar di depan ribuan tifosi Ducati. Kemenangan itu menjadi simbol kekuatan Bagnaia sebagai pemimpin proyek besar Ducati di MotoGP.
Catatan gemilang di Misano membuat banyak pihak menjagokan Bagnaia kembali berjaya. Meski demikian, ia harus tetap mewaspadai lawan-lawannya seperti Jorge Martin dan Pedro Acosta yang sedang dalam performa impresif musim ini.
Dengan status sebagai juara dunia dua kali, ditambah rekor lap dan kemenangan musim lalu, Bagnaia jelas datang dengan mentalitas juara. Pertanyaannya, mampukah Pecco mempertahankan tahta Misano dan menambah koleksi kemenangannya di kandang sendiri? (Wartabanjar.com/berbagai sumber)







