WARTABANJAR.COM – Samsung telah mengadopsi teknologi baterai silikon karbon pada lini perangkat Galaxy. Teknologi tersebut pertama kali digunakan pada ponsel lipat terbaru, Samsung Galaxy Z Flip 8, Galaxy Z Fold 8, dan Galaxy Z Fold 8 Ultra.
Ketiga ponsel lipat tersebut sudah meluncur secara global pada Rabu (22/07/2026).
Baterai silikon-karbon merupakan pengembangan dari baterai lithium-ion konvensional.
Perbedaannya terletak pada material anoda, yakni sebagian grafit digantikan dengan silikon.
Silikon dinilai mampu menyimpan lebih banyak ion lithium dibandingkan grafit. Karena itu, baterai silikon-karbon dapat menawarkan kepadatan energi yang lebih tinggi.
Dengan teknologi tersebut, produsen bisa memasang baterai berkapasitas lebih besar tanpa harus memperbesar ukuran fisiknya.
Produsen juga dapat mempertahankan kapasitas baterai, sembari membuat perangkat lebih tipis dan ringan.
Karakteristik ini membuat baterai silikon-karbon cocok digunakan pada perangkat dengan ruang internal terbatas, seperti ponsel lipat, smartphone berukuran ringkas, dan jam tangan pintar.
Baca Juga: Mesin Pendingin untuk Manusia, Bisa Turunkan Suhu Tubuh dalam 5 Menit
Baca Juga: Mau Jualan di Facebook Wajib Melakukan Verifikasi Wajah dan KTP
Samsung tidak mengungkap persentase silikon yang digunakan pada baterai Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Flip 8.
Senior Executive Samsung, Sunghoon Moon, mengatakan perusahaan telah mengoptimalkan komposisi silikon, untuk meningkatkan kepadatan energi tanpa mengorbankan keamanan dan keandalan baterai.







