WARTABANJAR.COM, BARABAI – Kasus matinya lebih dari 5.000 ekor ayam pedaging di Desa Aluan Sumur, Kecamatan Batu Benawa, mulai mendapat perhatian DPRD Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Komisi I DPRD HST berencana memanggil manajemen PT PLN, untuk meminta penjelasan terkait pelayanan kelistrikan yang dinilai kerap dikeluhkan masyarakat.

Ketua Komisi I DPRD HST, Yajid Fahmi AS, mengatakan insiden yang menyebabkan kerugian ratusan juta rupiah tersebut, tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa.

Menurutnya, kejadian itu menunjukkan pemadaman listrik dapat berdampak langsung terhadap aktivitas usaha masyarakat.

“Kami turut prihatin atas musibah yang dialami pemilik usaha. Semoga diberikan kesabaran dan digantikan dengan rezeki yang lebih baik. Mudah-mudahan kejadian ini menjadi pembelajaran bagi kita semua,” kata Yajid, Selasa (28/07/2026).

Yajid mengungkapkan, Komisi I DPRD HST telah menerima berbagai keluhan masyarakat mengenai pemadaman listrik, yang dinilai masih sering terjadi.

Karena itu, pihaknya akan meminta penjelasan langsung dari PLN, mengenai penyebab maupun langkah perbaikan pelayanan.

“Kami membutuhkan jawaban yang konkret dari PLN. Sampai kapan kondisi seperti ini akan terus terjadi. Jangan sampai masyarakat terus dirugikan akibat pelayanan yang tidak memberikan kepastian,” ujarnya.

Baca Juga: Pemuda Kalsel Demo PLN Banjarmasin, Korban Pemadaman Listrik Tuntut Kompensasi

Baca Juga: Listrik Kerap Padam, Pemuda Kalimantan Selatan Segera Geruduk Kantor PLN di Banjarmasin

Ia juga menyoroti alasan yang selama ini disampaikan PLN setiap kali terjadi pemadaman listrik.

Menurutnya, penjelasan yang berubah-ubah justru menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat.

“Hari ini alasannya karena pasokan batu bara, kemudian pemeliharaan jaringan, berikutnya kerusakan. PLN harus memiliki langkah antisipasi yang lebih profesional sehingga masyarakat tidak terus-menerus menjadi korban,” tegasnya.

Bagi Yajid, persoalan listrik bukan hanya berdampak terhadap dunia usaha. Pemadaman juga berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, memicu kebakaran, hingga menghambat roda perekonomian daerah.

Kasus kematian ribuan ayam pedaging di Desa Aluan Sumur, menurutnya, menjadi contoh nyata besarnya dampak pemadaman listrik terhadap pelaku usaha.