Panen Melimpah, Petani Daun Bawang di Banjarbaru Hadapi Anjloknya Harga Jual

Proses penanaman pun cukup sederhana.

BACA JUGA: Waspada Jalur Bypass Banjarbaru-Batulicin Longsor dan Banjir, Warga Diimbau Lewat Jalan Lain Saja

Petani hanya perlu menyiapkan media tanam, kemudian menanam satu tunas daun bawang yang nantinya akan berkembang biak secara alami.

Pemupukan juga tidak terlalu sering, cukup satu kali dalam satu siklus tanam.

“Dari tanam sampai panen itu sekitar dua bulan, yang penting lahannya jangan becek,” ungkapnya.

Meskipun terlihat mudah, budidaya daun bawang tetap memiliki tantangan tersendiri.

Alfiah menyebut hama seperti ulat dan jamur menjadi momok bagi petani.

“Jika tidak ditangani dengan cepat, ulat dapat merusak daun-daun muda, sementara jamur dapat menyebabkan kebusukan hingga ke bagian batang dan tunas tanaman. Kalau sudah kena jamur, batangnya bisa langsung busuk,” tutupnya. (wartabanjar.com/IKhsan)

Editor: Yayu