Panen Melimpah, Petani Daun Bawang di Banjarbaru Hadapi Anjloknya Harga Jual

WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Hasil panen daun bawang di wilayah Banjarbaru, khususnya dari lahan pertanian milik petani transmigran di Gunung Kupang, Kelurahan Cempaka, tengah melimpah.

Namun di balik panen yang sukses ini, petani dihadapkan pada harga jual yang anjlok.

Alfiah, salah satu petani setempat, mengungkapkan harga daun bawang saat ini hanya berkisar Rp18.000 per kilogram, turun drastis dari harga sebelumnya yang sempat menyentuh Rp37.000 per kilogram.

“Penurunan harga ini disebabkan stok yang melimpah dan kondisi cuaca buruk seperti banjir,” ujarnya, saat ditemui, Jumat (12/9/2025) siang.

Biasanya, hasil panen disalurkan langsung ke para tengkulak.

Di musim seperti sekarang, para tengkulak datang dua hari sekali untuk membeli hasil panen.

Di tempat Alfiah, mereka membeli sekitar 100 kilogram (1 kuintal) daun bawang setiap kali datang.

“Kalau stok sedikit dan permintaan banyak, biasanya tengkulak ambil lebih banyak,” tambahnya.

Alfiah menjelaskan terdapat dua jenis daun bawang yang biasa ditanam di tempatnya, yakni daun bawang berbatang merah dan berbatang putih.

“Di sini mayoritas tanam yang putih, karena ukuran batangnya yang kecil dan mudah ditanam,” sebutnya.