WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Rider LCR Honda Johann Zarco mencatat 22 kali terjatuh di MotoGP 2025. Kini ia bertekad mengubah gaya balap agar tidak terus menjadi sorotan negatif.
Musim ini, Zarco kerap kesulitan menjaga stabilitas motor, terutama di bagian depan. Situasi itu membuatnya beberapa kali gagal finis, termasuk di GP Aragon.
“Bagian depan motor Honda memang terasa nyaman, tapi itu yang membuatku terlalu percaya diri. Akhirnya aku justru salah ambil langkah,” kata Zarco, Kamis (11/9).
Ia menekankan pentingnya mengontrol ambisi. “Kadang mengejar hasil lebih baik justru bikin aku sering jatuh. Aku harus menerima performa yang realistis dan mengendalikan emosiku di lintasan,” jelasnya.
Menjelang MotoGP San Marino di Sirkuit Misano akhir pekan ini, Zarco diharapkan mampu tampil lebih stabil dan mengurangi risiko jatuh. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







