Tembus Semifinal US Open, Jannik Sinner Catat Sejarah Baru untuk Italia
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Petenis muda Italia, Jannik Sinner, kembali menunjukkan dominasinya di lapangan keras setelah menyingkirkan kompatriotnya Lorenzo Musetti dalam laga perempat final US Open 2025, Kamis (WIB), dengan skor meyakinkan 6-1, 6-4, 6-2.
Pertandingan ini menjadi momen bersejarah karena merupakan pertama kalinya dua petenis Italia saling berhadapan di perempat final Grand Slam putra. Namun, hanya butuh dua jam bagi Sinner untuk menyelesaikan pertandingan dan memastikan satu tempat di semifinal keempat Grand Slam dalam satu musim.
Pencapaian itu menempatkan Sinner sebagai petenis termuda kedua di era Open yang mampu mencapai empat semifinal Grand Slam dalam satu musim, setelah Rafael Nadal yang melakukannya pada usia 22 tahun pada 2008.
Dominasi Sinner Terus Berlanjut
Sinner, yang kini berusia 24 tahun, tengah berada dalam performa terbaiknya. Ia datang ke semifinal US Open 2025 dengan modal kemenangan beruntun 26 pertandingan di turnamen lapangan keras utama, menyamai rekor milik Novak Djokovic dan Ivan Lendl.
"Kami saling mengenal dengan sangat baik," ujar Sinner mengenai lawannya, Musetti. "Kami berusaha menjaga persahabatan meski sering bertemu di turnamen. Tapi ketika pertandingan selesai, semuanya baik-baik saja."
Target Sinner: Pertahankan Peringkat Nomor Satu Dunia
Sinner kini bersaing ketat dengan rival utamanya, Carlos Alcaraz, untuk mempertahankan posisi sebagai petenis nomor satu dunia. Tantangan berikutnya adalah menghadapi Felix Auger-Aliassime di semifinal.
Dalam rekor pertemuan, Auger-Aliassime unggul 2-1, namun Sinner membalas kekalahan tersebut dengan kemenangan telak di Cincinnati bulan lalu, hanya kehilangan dua gim di perempat final.
Jalan Menuju Gelar Grand Slam Kelima
Sinner telah mengoleksi empat gelar Grand Slam sejauh ini, dan kemenangan atas Musetti membuka peluangnya meraih gelar kelima secara beruntun, serta gelar kedua di US Open.
Performa fisiknya pun sangat solid sepanjang turnamen ini, hanya kehilangan satu set saat menghadapi Denis Shapovalov di babak ketiga.
Dengan kekuatan mental dan ketajaman teknik yang dimiliki, Sinner semakin memantapkan dirinya sebagai salah satu kekuatan baru dalam dunia tenis pria modern. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar