WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Kabar gembira datang untuk para seniman di Bumi Sarabakawa. Pemerintah Daerah Tabalong memastikan akan segera membangun Gedung Seni dan Taman Budaya yang rencananya berlokasi di kawasan Wisata Tanjung Puri, Desa Kasiau, Kecamatan Murung Pudak, tepat berdampingan dengan Masjid Cheng Ho. Kepastian ini terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD Tabalong bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta perwakilan sanggar seni setempat, Kamis (4/9/2025). Ketua Komisi I DPRD Tabalong, H. Akhmad Helmi SH, menegaskan pembangunan Gedung Seni dan Taman Budaya sudah masuk dalam anggaran tahun 2026. “Insya Allah harapan para seniman segera terwujud. Dengan adanya gedung ini, kegiatan sanggar seni di Tabalong akan lebih hidup karena memiliki wadah resmi untuk berkarya,” ujarnya. BACA JUGA:FORKOORD LSM Singgung Dewan “Main” Anggaran Pokir, Ketua Komisi II DPRD Tabalong Ingin Evaluasi Internal Tak hanya soal pembangunan gedung, isu penting lain juga mencuat, yakni insentif bagi sanggar seni yang sempat terhenti sejak tahun 2019 akibat pandemi Covid-19. Politisi senior PKS, Hj. Sumiati, menekankan pentingnya dukungan dana dan program pemberdayaan seniman agar kreativitas mereka terus berkembang. “Kami mendorong agar insentif yang sempat dihentikan bisa digulirkan kembali. Selain itu, pemberdayaan seniman juga harus diutamakan,” katanya. Hal senada disampaikan anggota Komisi I DPRD Tabalong dari Fraksi Golkar, Zainal Ilmi Mahrudi SH. Ia mengaku kaget saat mengetahui bahwa dana pembinaan untuk seniman tidak berjalan sejak 2019. “Jujur saya kaget, baru tahu kalau dana pembinaan ini sudah lama mandek. Saya minta agar pemerintah segera mengaktifkan kembali, supaya kegiatan seni di Tabalong tidak mati suri,” tegasnya. Pembangunan gedung dan pengguliran kembali dana pembinaan ini diharapkan menjadi babak baru kebangkitan seni dan budaya di Tabalong, sekaligus memperkuat identitas daerah melalui karya seniman lokal.(wartabanjar.com/hrd) editor: nur muhammad