Charger Panas Picu Kebakaran Warung di Liang Anggang, 1 Korban Jiwa dan Kerugian Rp30 Juta
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Sebuah warung di Jalan Kong Eks, RT. 009 RW. 003, Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Kecamatan Liang Anggang hangus dilalap api, Kamis (4/9/2025) dini hari.
Tim Inafis Polres Banjarbaru melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sejak pukul 03.00 Wita hingga 09.00 pagi.
Kasi Humas Polres Banjarbaru, Ipda Kardi Gunardi, mengungkapkan bangunan yang terbakar merupakan warung makan berukuran 6 x 4 meter persegi, dibangun dengan struktur rumah panggung dari kayu dan beratap seng.
Meski usianya belum genap satu tahun, warung tersebut aktif digunakan oleh pemilik yang bernama Herlina untuk berjualan nasi.
"Bangunan ini terdiri dari satu kamar dan satu pintu masuk yang berada di sisi kanan. Di bagian depan digunakan sebagai tempat usaha," ujar Ipda Kardi.
Warung tersebut dikenal kerap menjadi tempat singgah para sopir truk yang melintas.
Meja dan bangku kayu di depan warung menjadi lokasi favorit untuk beristirahat, bahkan hingga larut malam.
Dari hasil olah TKP, petugas tidak menemukan keberadaan KwH meter ataupun MCB listrik di lokasi.
Listrik di warung itu diketahui berasal dari kabel tembaga NYA 0,5 mm yang disambungkan dari rumah Herlina di belakang warung, berjarak sekitar 75 meter.
"Di area tempat duduk, petugas menemukan karpet beludru dan dua kabel charger USB, yang salah satu bagian kepala charger-nya hangus terbakar. Tidak ditemukan adanya bahan bakar seperti bensin atau minyak tanah di sekitar lokasi," paparnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting akibat kabel charger yang mengalami overheat atau kepanasan.
BACA JUGA: Tim SAR Bergerak ke Lokasi Penemuan Puing Helikopter Hilang di Mantewe, Evakuasi Jenazah Diarahkan ke Banjarmasin
“Diduga karena penggunaan charger secara terus-menerus tanpa perangkat yang terhubung, menyebabkan suhu naik drastis sehingga memicu percikan api dan korsleting,” jelas Ipda Kardi.
Dalam musibah ini, anak korban M (8) meninggal dunia akibat luka bakar di sekujur tubuhnya.
Selain memakan korban jiwa, api juga menghanguskan barang berharga seperti satu unit motor, satu unit sepeda listrik, satu buah kulkas, satu buah penanak nasi hingga barang jualan hangus terbakar.
"Kerugian diperkirakan mencapai Rp30.00.000 (tiga puluh juta rupiah), " tutup Ipda Kardi. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor: Yayu