WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Naomi Osaka kembali menunjukkan kelasnya di panggung Grand Slam. Mantan petenis nomor satu dunia itu menyingkirkan unggulan ketiga, Coco Gauff, dengan kemenangan telak 6-3, 6-1 hanya dalam waktu 64 menit pada babak keempat US Open di Stadion Arthur Ashe, Senin (1/9) waktu setempat atau Selasa WIB. Kemenangan ini menjadi pencapaian besar pertama Osaka di turnamen mayor sejak menjuarai Australian Open 2021, sekaligus menandai kebangkitannya setelah absen sepanjang 2023 karena cuti hamil. “Sejujurnya, saya sangat bersenang-senang di sini. Ini lapangan favorit saya di dunia, dan sangat berarti bisa kembali,” ujar Osaka usai laga, seperti dikutip WTA. Deja Vu Enam Tahun Lalu Pertemuan ini mengingatkan publik pada duel ikonik enam tahun lalu di tempat yang sama, ketika Osaka menundukkan Gauff muda berusia 15 tahun dengan skor 6-3, 6-0. Bedanya, kali ini Gauff tampil sebagai unggulan ketiga dunia, sementara Osaka datang dengan status unggulan ke-23. Rahasianya: Fisik Prima & Mentalitas Baru Kesuksesan Osaka kali ini tak lepas dari sentuhan pelatih barunya, Tomasz Wiktorowski, eks pelatih Iga Swiatek. Namun, menurut Osaka, kunci terbesarnya adalah peningkatan kebugaran dan mentalitas bertanding. “Secara fisik, saya tahu mampu bermain reli panjang. Saya juga tidak perlu memaksakan diri mencetak winner setiap saat. Itu membuat saya lebih tenang,” katanya. Data pertandingan membuktikan efektivitas Osaka. Ia memenangkan 16 dari 24 reli panjang, mengonversi semua break point yang diperoleh, sementara Gauff justru banyak kehilangan poin akibat 20 unforced error dari sisi forehand serta lima double fault. Muchova Menanti Di perempat final, Osaka akan menghadapi Karolina Muchova, yang sebelumnya menyingkirkan Marta Kostyuk lewat laga tiga set. Bagi Osaka, kebangkitan ini berakar dari pengalaman pahit di Montreal bulan lalu ketika ia nyaris kalah dari Liudmila Samsonova sebelum bangkit menyelamatkan dua match point. “Saat itu saya memutuskan untuk tidak menyerah sampai poin terakhir. Sejak saat itu saya hanya berusaha jadi petarung terhebat yang saya bisa,” tegas Osaka. Dengan performa impresifnya, publik kini menanti apakah Osaka mampu melanjutkan perjalanan menuju gelar Grand Slam kelimanya di New York. (Wartabanjar.com/berbagai sumber) Editor: Andi Akbar