WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Timnas basket putra Indonesia tampil menggila saat menghantam Singapura 95-55 dalam laga terakhir fase grup 9th Asian School Basketball Championship (ASBC) 2025 di Sritex Arena, Solo, Kamis malam.
Kemenangan telak ini tak hanya memulihkan kepercayaan diri tim, tetapi juga menegaskan peran vital tiga pemain muda yang menjadi motor serangan: Gerrard Matthew, Kenneth Leebron, dan Riovaldo Renjiro.
Sejak kuarter pertama, Indonesia langsung tampil agresif. Gerrard Matthew memimpin dengan gaya eksplosifnya, mencatat 23 poin, tiga rebound, dan lima steal. Aksi-aksinya di paint area membuat pertahanan Singapura porak-poranda.
Tak kalah impresif, Kenneth Leebron menunjukkan kombinasi tajam antara offense dan defense. Ia menyumbang 22 poin, enam rebound, empat assist, serta tiga steal. Leebron menjadi sosok pengatur tempo sekaligus eksekutor yang tak kenal lelah.
Sementara itu, Riovaldo Renjiro menegaskan statusnya sebagai double-double machine. Ia mengemas 18 poin dan 10 rebound ditambah tiga steal yang semakin menegaskan dominasinya di bawah ring.
“Anak-anak bermain lepas dan penuh percaya diri. Tiga pemain ini jadi motor serangan, tapi seluruh tim bekerja keras bersama-sama,” ujar pelatih Rifky Antolyon usai laga.
Meski kemenangan ini tidak cukup mengantar Indonesia ke semifinal karena catatan menang-kalah 1-2, performa solid ketiga pemain tersebut memberi sinyal kuat bahwa masa depan basket muda Indonesia semakin menjanjikan. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)







