Polisi Ungkap Kronologi Tabrakan Bus Tambang Kontra Elf di Asam-Asam Tanah Laut, Oleng ke Kanan Jalur Menikung
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Pihak kepolisian merilis data resmi dan kronologi insiden kecelakaan lalu lintas, yang melibatkan mobil Isuzu Minibus Elf dan bus operasional Mitsubishi di Jalan A Yani Sei Banta RT 012, Desa Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Minggu (19/07/2026) dinihari sekitar pukul 04.30 Wita.
Peristiwa tabrakan depan-samping kanan tersebut dilaporkan mengakibatkan total 13 orang mengalami luka-luka, termasuk patah tulang.
Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah, di jalur nasional yang menikung dekat permukiman penduduk tersebut.
Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan melalui Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani, mengungkapkan rincian armada dan awal mula terjadinya tabrakan hebat dari dua arah berlawanan tersebut.
"Sebelum kejadian, 1 unit mobil Isuzu jenis Minibus tipe ELF warna Silver Nopol L 7966 AE yang dikemudikan Saudara Wijianto yang berpenumpang sebanyak 15 orang, datang dari arah Pelaihari menuju Kintap. Sesampainya di TKP mobil mengalami oleng ke kanan jalan," papar AKP Rahmad Ramadhani berdasarkan hasil olah TKP, Minggu (19/07/2026).
Pada saat posisi mobil Elf tersebut keluar dari jalurnya, dari arah berlawanan meluncur satu unit armada bus besar.
Kondisi jarak yang sudah terlalu dekat membuat benturan keras pada bagian depan kedua kendaraan tidak dapat dihindarkan.
Baca Juga: Bus Tambang dan Minibus Pariwisata Adu Banteng di Tanah Laut, Polsek Jorong Lakukan Penyelidikan
Baca Juga: Identitas Korban Terungkap, Lansia 84 Tahun di Tanah Laut Ditemukan Meninggal Dunia di Kebun
"Dan datang dari arah yang berlawanan yaitu dari arah kintap menuju plaihari 1 unit mobil Mitsubishi Jenis Bus tipe PS 136 Warna Putih Nopol W 7266 UP dikemudikan Muhammad Haitsamie. Karena jarak sudah dekat sehingga terjadi laka Lantas tersebut," tambah AKP Rahmad Ramadhani.
Akibat benturan frontal tersebut, kedua sopir kendaraan mengalami luka cukup serius.
Pengemudi Elf, Wijianto, mengalami luka patah kaki kanan, dada sesak, serta luka di tangan kanan. Sedangkan pengemudi bus, Muhammad Haitsamie, mengalami luka pada kaki kanan dan kepala.