Pengurus FPTI Provinsi Kalsel Periode 2025-2029 Resmi Dilantik
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) periode 2025-2029 resmi dilantik.
Seluruh jajaran kepengurusan FPTI Kalsel, yang dipimpin oleh Hasnuryadi Sulaiman, resmi dilantik oleh Ketua Bidang Tebing Alam dan Rekreasi, PP FPTI, Robertus Robet, di Gedung Mahligai Pancasila, Kamis (28/8).
Pengurus periode baru dilantik dan diambil sumpah jabatannya, untuk menjalankan roda kepengurusan dan mengembangkan olahraga panjat tebing di Kalsel.
Baca Juga
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Sebuah Rumah di Tabalong
Robertus Robet mengatakan, bahwa kepengurusan yang baru di bawah pimpinan Hasnuryadi, mampu membawa olahraga panjat tebing Kalsel ke tingkat yang lebih tinggi. Ia juga mengapresiasi komitmen pemerintah daerah Kalsel dalam mendukung perkembangan olahraga di daerah.
"Ini menjadi tantangan, namun kami yakin, di bawah kepemimpinan Bapak Wagub, FPTI Kalsel akan semakin maju dan mampu mencetak atlet-atlet berprestasi yang bisa mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional," ujar Robertus.
Robert juga optimis, jika Provinsi Kalsel berpotensi menumbuhkan bibit atlet yang bisa bersaing di tingkat nasional bahm inernasional.
Sementara itu, Ketua FPTI Provinsi Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, mengungkapkan bahwa program dari Pak Presiden RI, Prabowo Subianto yakni Asta Cita, dimana didalamnya ada sebuah harapan pembentukan Sumber Daya Manusia yang handal.
"Nah salah satu syaratnya adalah olahraga. Kami bersama-sama di FPTI ini karena olahraga ini mulai digemari oleh masyarakat," jelasnya.
"Terutama anak-anak usia dini, bahkan di sekolah-sekolah olahraga ini juga sudah mulai digemari," sambungnya.
Karena hal tersebut lah, FPTI Provinsi Kalsel akan memprioritaskan anak-anak usia dini ini, sebagai bibit-bibit atlet handal dari banua, yang diharapkan bisa bersaing di kancah Nasional hingga Internasional.
"Tapi yang paling utama adalah kita mengharapkan kegemarannya terlebih dahulu," pungkasnya. (Wartabanjar.com/iqnatius)
Editor Restu