KEREN! Warga Binaan Lapas Banjarmasin ‘Menyulap’ Batok Kelapa Jadi Tas Cantik Bernilai Ekonomi
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Dari balik jeruji besi, semangat untuk berubah tetap menyala. Puluhan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Banjarmasin atau Lapas Teluk Dalam kini punya keterampilan baru yang tak biasa: menyulap batok kelapa menjadi tas unik bernilai seni tinggi.
Kegiatan pelatihan kreatif ini telah berlangsung sejak Sabtu (23/8/2025) dan berakhir pada Kamis (28/8/2025). Tak hanya batok kelapa, pelatihan juga mencakup pembuatan kanopi dari baja ringan. Masing-masing bidang diikuti oleh 20 warga binaan dengan instruktur dari CV Jasa Indah Mandiri.
Antusias Tinggi, Hasil Nyata
Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menyebut program ini merupakan bagian dari 13 program akselerasi yang bertujuan meningkatkan produktivitas warga binaan melalui keterampilan.
BACA JUGA:VIRAL! UAS Ditagih Pajak Rp150 Juta dari YouTube, Justru Ceramahi Petugas Pajak Soal Neraka
“Pelatihan ini bertujuan untuk membekali warga binaan dengan kemampuan yang bisa dimanfaatkan setelah mereka bebas. Bahkan, mereka sudah bisa memperlihatkan hasilnya, seperti tas rajut dari batok kelapa yang kualitasnya cukup bagus,” ujar Akhmad.
Antusiasme warga binaan pun sangat tinggi. Dari yang awalnya ragu, kini mereka mampu menghasilkan karya nyata. Tas berbahan batok kelapa yang biasanya dianggap limbah, kini disulap menjadi barang bernilai jual.
Harapan Jadi Bekal Hidup Baru
Lebih lanjut, Akhmad berharap keterampilan ini bisa menjadi bekal berharga saat para warga binaan kembali ke tengah masyarakat. Bahkan, potensi untuk mengembangkan usaha kecil menengah (UMKM) terbuka lebar.
“Syukur-syukur setelah bebas mereka bisa membuka usaha sendiri, atau mengembangkan kemampuan yang sudah didapat. Apalagi sekarang banyak referensi di YouTube yang bisa dijadikan tambahan ilmu,” pungkasnya.(Wartabanjar.com/Frans)
editor: nur muhammad