WARTABANJAR.COM, JAKARTA- Pemerintah Indonesia ke depannya berencana tak hanya mendigitalisasi program makan bergizi gratis (MBG), namun juga bantuan sosial atau Bansos.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Pandjaitan, menegaskan pemerintahan Prabowo akan segera melakukan uji coba digitalisasi bantuan sosial (bansos), dengan Banyuwangi, Jawa Timur, sebagai lokasi pilot project.
Ia menyebut Presiden Prabowo Subianto akan mengecek langsung implementasi digitalisasi bansos tersebut pada September 2025 mendatang.
Jika berhasil, program tersebut akan direplikasi ke seluruh wilayah kabupaten/kota di Indonesia.
BACA JUGA: KABINET PRABOWO-GIBRAN MAKIN BENGKAK! Ada 49, Terbaru Kementerian Haji-Umrah
Ia mengklaim Kementerian Dalam Negeri juga bakal melakukan sosialisasi terkait proyek digitalisasi bansos tersebut ke semua kabupaten/kota mulai pekan depan.
Jika nanti di Banyuwangi sukses, maka selanjutnya akan dilakukan di seluruh Indonesia.
“Jadi, semua kita lakukan bertahap, bertingkat, dan berlanjut. Semua terkoordinasi dengan baik dan jujur sekali lagi saya sangat bahagia karena tidak ada saya lihat kementerian/lembaga yang tidak sepakat,” jelas Luhut saat konferensi pers di Kantor DEN, Jakarta Pusat, Selasa (26/8/2025), dikutip Kamis (28/8/2025) dari berbagai sumber.
Perencanaannya nanti dimasukkan di Bappenas, sehingga semua anggaran, program dan legalnya terpadu.
“Semua kita buat terpadu. Jadi, bangsa ini kalau kerja terpadu, tidak ada yang tidak bisa kita selesaikan, semua bisa,” tandasnya. (wartabanjar.com/berbagai sumber)







