WARTABANJAR.COM, PARINGIN – Proyek pengembangan layanan air bersih yang digarap PT Air Minum (PTAM) Sanggam Balangan senilai Rp 20 miliar masih berada di tahap studi kelayakan.
Direktur Utama PTAM, Ari Widodo, menyebutkan pihaknya belum bisa melangkah lebih jauh sebelum laporan resmi dari tim penyusun rampung.
Menurut Ari, studi kelayakan dikerjakan oleh salah satu universitas yang sejak awal dipercaya untuk menyusun kajian teknis.
Baca Juga
NGERI! Truk Kontainer Gencet Motor di Pulang Pisau, Korban Diduga Tewas di Tempat
“Prosesnya memang lebih lama dari perkiraan awal karena ada penyesuaian data dan verifikasi di lapangan. Hasil akhir belum selesai, sehingga kami masih menunggu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keterlambatan itu tidak lepas dari kebutuhan penyusunan dokumen yang harus komprehensif agar dapat dipertanggungjawabkan.
“Beberapa tahapan seperti survei lapangan dan penyusunan draft sudah dilakukan, tapi laporan akhir yang bisa dijadikan dasar tindak lanjut belum kami terima,” jelasnya.







