WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PP Pordasi di Jakarta, Jumat (22/8), menghasilkan keputusan penting soal tuan rumah Kejurnas 2025. Tiga provinsi, yakni Jawa Barat, Jawa Timur, dan DI Yogyakarta, dipercaya menggelar tiga cabang utama olahraga berkuda. Pemerintah provinsi terkait menyiapkan anggaran daerah dan dukungan sponsor swasta untuk menyukseskan ajang nasional ini. Jawa Barat akan memfokuskan dana sebesar Rp12 miliar untuk Kejurnas Equestrian, sementara Jatim dialokasikan Rp8 miliar untuk Horseback Archery, dan DIY mengucurkan Rp10 miliar bagi Pacuan Seri II. Mekanisme pencairan dana melalui hibah olahraga menimbulkan diskusi publik mengenai transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi KONI. Ketua Umum PP Pordasi Aryo Djojohadikusumo menekankan bahwa agenda ini lebih dari sekadar kompetisi. “Pesan Presiden RI jelas, atlet berkuda Indonesia harus berprestasi, bukan sekadar hadir di panggung internasional,” ucap Aryo saat diwawancarai, Jumat. Sekretaris Umum Pordasi Jabar, Jejen Rusyana Diyan, menegaskan persiapan sudah dipetakan meski waktunya terbatas. “Kami berusaha maksimal agar kejurnas ini menjadi tolok ukur sekaligus pemanasan jelang SEA Games Thailand 2025,” ucapnya. Ke depan, masyarakat menunggu realisasi anggaran dan kesiapan sarana yang benar-benar bisa menopang prestasi atlet. Semua mata kini tertuju pada langkah penyelenggara dalam memastikan kejurnas berjalan profesional. (Wartabanjar.com/berbagai sumber) Editor: Andi Akbar