Omset Capai Rp 334 Juta! Pekan Raya Kemerdekaan 2025 di Tanah Laut Resmi Ditutup
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Pekan Raya Kemerdekaan 2025 di Kabupaten Tanah Laut resmi ditutup pada Jumat malam, 23 Agustus 2025.
Acara yang berlangsung selama lima hari, mulai dari 18 hingga 22 Agustus 2025 di Lapangan Pertasi Kencana, ini meninggalkan catatan positif meski digelar di tengah tantangan cuaca.
Sambutan Ketua PKK dan Bupati Tanah Laut melalui Ketua PKK Tanah Laut, Hj. Dian Rahmat, dalam sambutannya mengungkapkan optimismenya terhadap program yang telah berjalan dengan sukses ini.
Baca Juga
VIDEO – Tangis Wamenaker Noel Pecah di KPK ketika Dipamerkan dengan Rompi Oranye
Ia berharap program ini akan terus berkembang dan membuka peluang bagi para perajin di Kabupaten Tanah Laut untuk semakin maju.
"Insya Allah tahun depan kita bisa mendapatkan slot untuk pameran di luar negeri," ujarnya, menyampaikan rencana untuk membawa produk kerajinan Tanah Laut, khususnya sasirangan, ke kancah internasional.
Hj. Dian Rahmat juga melaporkan kolaborasi antara Pemkab Tanah Laut dan Ikatan Budaya Indonesia, yang akan menghadirkan sasirangan pada Indonesia Fashion Week di bulan September.
"Kita akan kolaborasi dengan mengurangi Indonesia di bulan September 3 mungkin sekitar pertengahan tidak akan mewawancara juga eee snapchatnya ini ada beberapa icon dari aktor-aktor dan aktris eh Indonesia yang terkenal akan membawakan sasirangan dalam bentuk lain lagi," tambahnya, memberikan bocoran menarik tentang promosi sasirangan yang akan melibatkan artis-artis ternama.
Sementara itu, Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, menyampaikan kebanggaannya atas kesuksesan acara.
"Tentunya wajib kita bangga kalau telah disampaikan dan dipaparkan oleh ketua penyelenggaranya bahwa dalam 5 hari dan itu dalam situasi hujan yang dimulai lebih kurang jam setengah lima jam lima sore 35 artinya ini berdampak positif," kata H. Rahmat.
Ia juga mengapresiasi partisipasi pimpinan perbankan Kalsel yang telah membantu menyukseskan kegiatan.
Bupati juga menekankan bahwa acara ini adalah wujud penghargaan bagi para pemenang lomba yang telah diumumkan.
"Mungkin kalau kita lihat dari jumlah malaikat itu mungkin tidak sempurna tetapi yang kita dambakan yang kita berikan adalah suatu penghargaan hasil karya anak bangsa," ujarnya, menegaskan bahwa nilai penghargaan tersebut tidak bisa diukur dengan uang, melainkan oleh kehormatan dan kepercayaan diri yang diberikan kepada para seniman dan perajin lokal.
Laporan Omset dan Harapan Kepala Dinas Disnaker
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnaker) Kabupaten Tanah Laut, Bapak Masturi, S.STP., melaporkan hasil yang memuaskan dari Pekan Raya Kemerdekaan 2025.
"Sampai dengan sore tadi tidak termasuk malam ini transaksi ataupun omset dalam rangka pameran ini pekan Raya kemerdekaan ini mencapai 334 juta 821.000," lapornya.
Angka fantastis ini dicapai meskipun acara berlangsung dalam kondisi cuaca yang sering diguyur hujan, dan diharapkan dapat terus meningkat hingga penutupan malam terakhir.
Bapak Masturi juga menyampaikan rasa terima kasih dan permohonan maaf atas kekurangan yang ada.
"Kami menyadari bahwa Kegiatan ini tidak bisa dapat terlaksana seperti ini tanpa partisipasi para pihak dan tentunya kami meyakini bahwa kegiatan ini masih jauh dari sempurna," ucapnya.
Ia berharap, kegiatan serupa di masa depan dapat diperbaiki dan ditingkatkan menjadi lebih baik lagi.
Acara penutupan ini menandai berakhirnya rangkaian kegiatan yang diisi dengan berbagai perlombaan, atraksi seni dan budaya, serta bazar UMKM, Tala Craft, dan Culture Week.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat, diharapkan Pekan Raya Kemerdekaan akan terus menjadi ajang untuk memajukan potensi lokal Tanah Laut. (Wartabanjar.com/Gazali)
Editor Restu