“Tim aku di dapil masih mengusahakan untuk membangun sumur bor di setiap desa yang terkena kemarau. Mungkin belum terjangkau semua karena kan memang buanyak yah guys desanya dan butuh proses pengeboran yang tidak mudah karena harus mencari sumber airnya,” lanjutnya.
“Guyss maafin aku yah kalo statement aku melukai kalian,” tulis Nafa Urbach.
Sebelumnya pernyataan Nafa yang awalnya berdalih bahwa tunjangan rumah DPR itu penting karena tidak semua anggota dewan memiliki tempat tinggal di Jakarta langsung memicu reaksi keras.
Publik menilai statemen tersebut tidak peka terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang sedang sulit.
Komentar pedas membanjiri akun media sosial Nafa hingga membuatnya terpaksa membatasi interaksi dengan publik. (Wartabanjar.com/atoe)
Editor Restu







