WARTABANJAR.COM, LOMBOK BARAT – Misteri hilangnya Nurminah (27), pegawai warung Sate Hajat di Labuapi, Lombok Barat, akhirnya terungkap dengan cara mengenaskan. Perempuan muda ini ditemukan tewas mengenaskan setelah dibunuh oleh kekasihnya sendiri, Imam Hidayat alias INB. Kasus ini bermula pada Selasa, 12 Agustus 2025, ketika Sarinah—kakak kandung korban asal Dusun Gersik Selatan, Desa Gelogor, Kecamatan Kediri—melaporkan adiknya yang mendadak hilang usai pamit dari rumah. Sejak hari itu, Nurminah tak kunjung pulang hingga menimbulkan kecurigaan besar keluarga. Jejak Cinta Berujung Maut Hasil penyelidikan polisi mengungkap bahwa Nurminah ternyata menjalin asmara dengan Imam Hidayat. Dugaan kuat mengarah pada pertemuan terakhir mereka di kompleks BTN Griya Perampuan Asri, Desa Perampuan, Kecamatan Labuapi. BACA JUGA:SURGA TERSEMBUNYI DI ATAS AWAN! Desa Juhu, Desa Tertinggi di Kalsel, Bisa Dijangkau dengan Jalan Kaki! Saat menyisir lokasi, aparat menemukan kejanggalan berupa tumpukan pasir di depan rumah yang diduga menutupi aktivitas mencurigakan. Namun, Imam sudah menghilang dari tempat tersebut. Pengakuan Pelaku Tidak butuh waktu lama, polisi berhasil membekuk Imam Hidayat di kawasan Gebang Baru, Kota Mataram. Pria itu langsung digelandang ke Polres Lombok Barat untuk diperiksa secara intensif. Di hadapan penyidik, Imam akhirnya mengakui perbuatannya. Ia tega menganiaya Nurminah hingga pingsan, lalu menyeret tubuh kekasihnya itu ke sebuah sumur. Tragisnya, kepala korban terbentur keras di dasar sumur hingga meninggal dunia. Tak berhenti di sana, Imam berusaha menghapus jejak dengan menimbun sumur menggunakan pasir serta material bangunan, bahkan menutupnya dengan cor semen. Polisi Pastikan Fakta Mengejutkan Kanit Pidum Polres Lombok Barat, Ipda Dhimas Prabowo, membenarkan temuan mengerikan tersebut. “Ya benar, saat ini kita sedang menuju lokasi untuk olah TKP,” ujarnya, Sabtu (23/8/2025). Hingga kini, polisi masih melakukan olah TKP untuk memastikan detail lengkap dari aksi keji yang menggemparkan Lombok ini.(Wartabanjar.com/feedgramindo) editor: nur muhammad