2. Bulan hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah
Selain menjadi bulan kelahiran dan wafatnya Nabi Muhammad SAW, Rabiul Awal juga menjadi bulan di mana baginda Rasul melakukan hijrah dari Mekah ke Madinah. Hijrah tersebut dilakukan Nabi Muhammad SAW atas perintah Allah SWT sebagai upaya untuk menghindari penindasan oleh kaum kafir Quraisy terhadap beliau yang sedang berjuang menyebarkan dakwah Islam. Perjalanan Rasulullah SAW saat hijrah tidaklah mudah, namun beliau senantiasa bersabar, ikhlas, dan bertawakal kepada Allah.
3. Bulan perayaan Maulid Nabi
Perayaan Maulid Nabi pada 12 Rabiul Awal menjadi salah satu tradisi yang diadakan oleh umat muslim sebagai bentuk rasa gembira sekaligus penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW. Kegiatan Maulid Nabi biasa diisi membaca Al-Quran, bershalawat, berzikir, melantunkan doa kepada Allah SWT untuk Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabat, serta berbagi makanan. Kecintaan umat muslim terhadap Rasulullah SAW juga merupakan cerminan dari kecintaan kepada Allah SWT.
Sebagaimana yang tercantum dalam Surah Al-Ahzab ayat 56 berikut:
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”
4. Disunahkan memperbanyak shalawat
Salah satu keistimewaan dari bulan Rabiul Awal ialah menjadi bulannya shalawat. Pada bulan ini, umat Muslim dianjurkan untuk banyak bershalawat demi memperoleh keberkahan dan ridha Allah SWT di Hari Kiamat.
Diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang mengucapkan shalawat kepadaku satu kali, maka Allah mengucapkan shawalat kepadanya 10 kali.” (HR. Muslim No. 408). (Wartabanjar.com/baznas)
Editor Restu







