“Kalau rumah maggot ini sudah berjalan, tentu sangat membantu. Setidaknya sampah organik langsung dikelola, tidak menumpuk dan menimbulkan masalah baru,” jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, DLH Banjarmasin tengah menyiapkan pembangunan rumah maggot berkapasitas 10 ton per hari di kawasan Pergudangan 88, Basirih. Fasilitas ini nantinya akan menjadi pusat pengolahan sampah organik dari sektor Horeka maupun masyarakat.
Dengan adanya dukungan dari pengusaha, DLH optimistis program ini bisa menjadi gerakan bersama menuju Banjarmasin bebas dari gunungan sampah organik.(Wartabanjar.com/Ramadan)
editor: nur muhammad







