WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Demi atasi masalah sampah di Kota Banjarmasin, tokoh masyarakat menginisiasi perkumpulan Kami Sahabat DLH - Banjarmasin, Rabu (22/4)

Sebutan DLH yang dimaksud adalah Dunia Lingkungan Hidupbukan Dinas Lingkungan Hidup. Kelompok masyarakat nini digagas Kai SY. Nisfuady.

Kami Sahabat DLH adalah perkumpulan masyarakat berposisi sebagai mitra Kritis - konstruktif - siap berkolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat berlandaskan semangat tuntung pandang.

Baca Juga Kebakaran di Flamboyan 3 Banjarmasin, Warga Panik Lihat Percikan Api

Komunitas ini memastikan setiap persoalan sampah, tempat pembuangan sampah, Tempat Pembuangan Akhir (TPA), banjir, pencemaran lingkungan, penghijauan wisata sungai, dll.

Kelompok masyarakat ini siap mengawal berbagai permasalahan sampah dan lingkungan melalui gerakan Data-Lapor-Hasil-Edukasiperubahan perilaku, advokasi kebijakan, demi mengembalikan marwah Banjarmasin sebagai Kota Seribu Sungai.

Berikut 5 pilar Kami Sahabat DLH dalam Bergerak, yakni :

1. Dangsanak Lingkungan Hidup ( membangun jejaring semua warga untuk peduli ;

2. Data, Lapor, Hasil ( jadi pusat aduan warga berbasis data lapor) ;

3. Mendorong lahirnya harapan ( edukasi & aksi) ;

4. Dudukut Lambak Habis ( kampanye perubahan perilaku perang membuang Sampah sembarangan) ;

5. Advokasi Kebijakan, mengawal anggaran dalam penggunaan, Perda Lingkungan, dan Kinerja SKPD Dinas Lingkungan Hidup / Kementrian Lingkungan Hidup.

Kami Sahabat DLH beranggotakan tokoh masyarakat, akademisi, LSM, mantan birokrat, tokoh muda, mahasiswa, aktivis dan pegiat lingkungan, pengamat kebijakan politik.

Perkumpulan ini memulai aktivitasnya pada tanggal 21 April 2026 di Kota Banjarmasin dengan diawali rapat musyawarah bermufakad. (Wartabanjar.com/atoe)

Editor Restu