WARTABANJAR.COM, BOGOR – Aksi penembakan gegerkan warga Kedung Halang, Kota Bogor. Dua pria berinisial R (28) dan E (26) nekat melepaskan tembakan brutal menggunakan airgun ke arah seorang pria berinisial MAL, pada Jumat (15/8/2025) malam. Kapolsek Bogor Utara, AKP Enjo Sutejo, mengungkapkan insiden bermula dari cekcok lama antar ketiganya yang dipicu masalah semasa sekolah. Mereka kemudian dipertemukan kembali di tempat kerja yang sama. “Usai terlibat adu mulut, sekitar pukul 22.00 WIB pelaku R pulang mengambil airsoft gun dari rumahnya. Ia kembali ke lokasi kerja dan menembak kaki korban. Saat korban berusaha lari, pelaku kembali menembakkan sekitar 15 kali ke arah tubuh korban,” ujar Enjo. BACA JUGA:Gunungan Sampah Sambut Warga Banjarmasin Usai HUT RI, Netizen Sindir Wali Kota: “Dulu Bersih, Sekarang Miris!” Polisi Bergerak Cepat Polisi tak butuh waktu lama. Kedua pelaku berhasil ditangkap pada Sabtu (16/8/2025) sekitar pukul 06.30 WIB dan langsung ditetapkan sebagai tersangka. Pelaku dijerat dengan Pasal 351 dan/atau 335 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. Polisi juga mendalami kemungkinan ada korban lain akibat tembakan yang dilepaskan secara membabi buta. Netizen Ramai Beri Komentar Pedas Video penembakan yang beredar di Instagram menuai banjir komentar warganet. Ada yang mengecam, ada juga yang menyoroti soal efek jangka panjang bullying di sekolah. Beberapa komentar netizen antara lain: “Kok bisa anak sekecil itu punya senjata?” “Mantap, mampusin pembuli. Sangat satisfying sekali 🔥🔥” “Gw kira pistol beneran, ternyata airgun.” “Katanya dendam 10 tahun sejak SMK, korban pernah mukul dan meludahi pelaku.” “Cepet banget nangkapnya, salut polisi Indonesia.” “Udah dia yang dibully, dendam, trauma, eh malah dia juga yang masuk penjara.” “Sekolah harusnya lebih peduli, bullying efeknya panjang banget. Bisa meledak sewaktu-waktu.” “Kebanyakan main GTA ni anak 😂.” Tak sedikit netizen juga meluruskan perbedaan antara airsoft gun (peluru plastik BB) dan airgun (peluru gotri/timah), lantaran informasi yang simpang siur di jagat maya. PR Besar: Bullying dan Senjata Ilegal Kasus ini membuka kembali diskusi panjang soal bullying di sekolah dan mudahnya akses senjata airgun di masyarakat. Banyak pihak menilai dunia pendidikan harus serius menanggulangi bullying agar tidak berujung pada aksi balas dendam yang berbahaya. Bahyanya Bullying Bullying itu bukan cuma soal ejekan atau pukulan—dampaknya bisa dalam banget, baik secara mental, fisik, maupun sosial. Dan yang bikin ngeri, efeknya bisa bertahan lama, bahkan sampai dewasa. Nih Nur, aku rangkum bahayanya biar bisa kamu angkat juga dalam konten edukatif atau headline bombastis Banjar-style: Dampak Buruk Bullying bagi Korban Mental terguncang: Korban bisa mengalami stres berat, depresi, gangguan kecemasan, bahkan trauma jangka panjang2. Harga diri hancur: Rasa percaya diri menurun drastis, merasa tidak berharga, dan sulit bangkit. Masalah fisik: Bisa muncul gejala psikosomatis seperti sakit kepala, gangguan pencernaan, atau daya tahan tubuh menurun. Mengasingkan diri: Korban cenderung menarik diri dari lingkungan sosial, takut berinteraksi, bahkan enggan ke sekolah atau tempat kerja. Risiko ekstrem: Dalam kasus parah, bisa memicu self-harm atau pikiran bunuh diri. Dampak bagi Pelaku dan Lingkungan Pelaku juga terdampak: Bisa tumbuh dengan perilaku agresif, sulit menjalin hubungan sehat, dan berisiko mengalami masalah hukum atau sosial. Lingkungan rusak: Sekolah atau komunitas jadi tidak aman, penuh ketakutan, dan kehilangan rasa kebersamaan. Kalau kamu mau, kita bisa bikin headline gaya Banjar yang mengena banget buat kampanye anti-bullying. Contoh: "Bullying itu kada lucu! Bisa bikin anak trauma, bisa jua bikin masa depan hancur!"(Wartabanjar.com/detikcom/instagram/tiktok/berbagai sumber) editor: nur muhammad