WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Ajang Lomba Desain Logo Hari Jadi ke-499 Kota Banjarmasin berubah panas setelah karya yang semula keluar sebagai pemenang resmi didiskualifikasi. Alasannya? Desain tersebut dinilai terlalu mirip dengan logo Hari Jadi ke-194 Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Keputusan tegas ini diumumkan Dewan Juri pada Minggu (10/8), demi menghindari polemik yang berpotensi mencoreng perayaan besar kota. “Untuk menghindari polemik di kemudian hari, dewan juri memutuskan mengeliminasi karya tersebut,” kata anggota juri Dinur M Pradita. BACA JUGA:KEREN! “RAMBO TNI”, Satu-satunya Letnan yang Raih Penghargaan Prabowo Berkat Aksi Heroik Bebaskan Sandera Proses Penilaian & Keputusan Dinur menjelaskan, penjurian mengacu pada petunjuk teknis (juknis) yang meliputi bentuk, filosofi, kesesuaian tema, dan kombinasi warna yang mencerminkan semangat Hari Jadi ke-499 Banjarmasin. Dari 95 peserta, kini tersisa tiga finalis terbaik yang akan bersaing memperebutkan posisi juara. Hasil resmi pemenang baru akan diumumkan dalam waktu dekat. Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Banjarmasin, Deddy Friadie, memastikan proses seleksi berjalan profesional dan independen. “Kami percaya penuh pada penilaian juri. Lomba ini bagian dari rangkaian resmi Hari Jadi Kota Banjarmasin,” tegasnya. Viral di Media Sosial Isu kemiripan logo pertama kali mencuat di media sosial, ketika warganet mengunggah foto perbandingan kedua desain yang dinilai serupa mulai dari bentuk angka, lekukan desain, hingga elemen visualnya. Unggahan tersebut langsung viral, memicu perdebatan sengit di kolom komentar — sebagian menuntut diskualifikasi, sebagian lain mempertanyakan orisinalitas karya.(Wartabanjar.com/Ramadan) editor: nur muhammad