WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Pertumbuhan ekspor Indonesia pada semester I 2025 melampaui target pertumbuhan ekspor nasional untuk 2025. Peningkatan ekspor turut ditopang pertumbuhan ekspor nonmigas.
Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan, secara kumulatif, total ekspor Indonesia pada semester I 2025 adalah 135,41 miliar dollar AS. Nilai tersebut tumbuh 7,70 persen dibandingkan semester I 2024.
”Pertumbuhan ekspor ini melampaui target pertumbuhan ekspor nasional untuk 2025, yakni sebesar 7,10 persen. Peningkatan ekspor turut ditopang pertumbuhan ekspor nonmigas sebesar 8,96 persen menjadi 128,39 miliar dollar AS,” kata Budi dalam keterangannya, Selasa (5/8/2025).
Menurut Budi, sektor industri pengolahan mendominasi ekspor nonmigas dengan kontribusi sebesar 83,81 persen, disusul pertambangan dan lainnya (13,55 persen), serta pertanian (2,64 persen).
Baca juga: Naik Signifikan, Surplus Perdagangan Indonesia Semester I 2025 Capai 19,48 Miliar Dollar AS
Secara kumulatif, ekspor pertanian naik sebesar 49,77 persen melalui dorongan komoditas kopi, kelapa, dan manggis. Ekspor industri pengolahan juga naik sebesar 16,57 persen. Namun, sektor pertambangan dan lainnya turun 25,21 persen.
Tiga komoditas nonmigas utama dengan pertumbuhan ekspor tertinggi, yakni kakao dan olahannya, yang meroket hingga 129,86 persen; kopi, teh, dan rempah-rempah 86,50 persen; serta timah dan barang dari padanya 80,88 persen.
”Jika dilihat dari negara tujuannya, Tiongkok, Amerika Serikat (AS), dan India masih menjadi pasar utama ekspor nonmigas. Nilai totalnya 53,07 miliar dollar AS, atau 41,34 persen dari total ekspor nonmigas nasional pada semester I 2025,” kata Budi.







