Indonesia Amankan Tarif 0% ke AS untuk 1.819 Produk Ekspor Strategis

WARTABANJAR.COM, WASHINGTON DC – Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat resmi menandatangani Agreement on Reciprocal Tariff (ART) di Washington DC pada 19 Februari 2026. Kesepakatan ini menjadi tonggak penting dalam hubungan dagang kedua negara, setelah proses negosiasi intensif sejak kebijakan tarif resiprokal AS diumumkan pada April 2025.

Melalui ART, sebanyak 1.819 produk ekspor Indonesia kini mendapat tarif 0%, mencakup komoditas unggulan seperti kopi, kakao, karet, minyak sawit, rempah-rempah, komponen elektronik & semikonduktor, serta komponen pesawat terbang. Produk tekstil dan apparel juga memperoleh tarif nol persen dengan mekanisme Tariff Rate Quota (TRQ).

Kesepakatan ini sangat krusial bagi Indonesia, terutama sektor tekstil yang menyerap 4 juta tenaga kerja dan menopang kehidupan lebih dari 20 juta masyarakat. Dengan terbukanya akses pasar ke AS, industri tekstil dan pertanian Indonesia diproyeksikan akan lebih kompetitif di pasar global.