WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Timnas Indonesia U‑23 sudah melaju ke final Piala AFF U‑23 2025 setelah kemenangan dramatis atas Thailand melalui adu penalti (7–6) di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 25 Juli 2025. Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberi tiga pesan penting: recovery fisik, evaluasi strategi, dan bangkit dengan mental juara apalagi Indonesia belum pernah juara back‑to‑back sejak 2019.
Konfrontasi melawan Vietnam jadi perhatian besar karena pada edisi 2023, Indonesia tumbang lewat adu penalti (6‑5) setelah imbang 0‑0 di waktu normal. Banyak keputusan wasit kontroversial yang dinilai merugikan Indonesia, termasuk penalti yang dipertanyakan dan insiden tak dilayangkannya kartu merah pada pemain Vietnam. Pelatih Shin Tae Yong bahkan menyebut performa wasit “memalukan”.
Pengamat sepakbola dari Vietnam, Quang Huy, sebelumnya mengakui timnya bermain matang dan tidak sabar menantikan laga final melawan Garuda Muda. Ia berharap kedua tim tampil dewasa dan profesional agar laga tetap fair play dan menghibur, bukan penuh kontroversi seperti masa lalu.
AFF patut diawasi untuk memastikan tidak ada pengulangan skandal ataupun keputusan kontroversial seperti pernah terjadi dalam sejarah turnamen. Sebelumnya, AFF pernah tersandung sejumlah kontroversi besar seperti skandal poin 1994, kerusuhan Indonesia–Malaysia 2010, pengaturan skor 2014, isu rasisme 2016, hingga penggunaan VAR yang dipertanyakan tahun 2020.







