Pria Sebut Orang Banjar Pemalas ke KDM, Ormas Lapor Polisi: “Ini Penghinaan, Bukan Candaan!”
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Kalimat kontroversial terlontar dari seorang pria bernama Aksar, yang mengaku berasal dari Balikpapan, saat berbincang dengan tokoh nasional Kang Dedi Mulyadi (KDM) di Subang. Dalam video yang viral di media sosial, Aksar menyebut bahwa “orang Banjar pemalas”.
Awalnya, Aksar mendekati KDM untuk meminta air sisa minumnya, yang diyakini membawa berkah bagi istrinya yang tengah hamil tujuh bulan. Namun suasana haru itu berubah jadi panas, ketika dalam potongan video lainnya Aksar mengatakan bahwa orang Banjar dikenal malas.
Pernyataan ini memicu gelombang kemarahan warga Kalimantan Selatan (Kalsel), terutama masyarakat suku Banjar yang merasa terhina dan dilecehkan secara etnis.
BACA JUGA:Dua Bocah Tenggelam di Lubang Tambang Batuampar Ditemukan Tewas, Tangis Keluarga dan Warga Pecah!
Ormas LAUNG Kuning Banjar Lakukan Aksi ke Kantor Polisi
Organisasi kemasyarakatan LAUNG Kuning Banjar, bersama enam DPC dan puluhan anggota, langsung mendatangi kantor polisi di Jalan Bina Brata, Banjarmasin, untuk menyuarakan protes atas pernyataan Aksar.
Ketua DPC LAUNG Kuning Banjarbaru, Abdul Haris, menegaskan bahwa pernyataan tersebut sangat melukai harga diri masyarakat Banjar dan tidak bisa ditoleransi.
“Menyebut orang Banjar pemalas itu sangat menyakitkan. Kami minta pernyataan itu diproses hukum karena merendahkan satu etnis,” tegasnya.
Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah menyerahkan Pernyataan Sikap terhadap Dugaan Penghinaan Suku Banjar dan menuntut pihak kepolisian untuk mengusut ujaran diskriminatif tersebut secara serius.
Reaksi Netizen: Dari Emosi hingga Satire
Potongan video Aksar dan reaksi warga dunia maya pun bertebaran. Berikut beberapa komentar netizen:
"Hehehehe. Jawa aja santai kok."
"Minta sisa air minum buat istrinya? Lah kok absurd banget 😂"
"Biasa dengar kalimat itu dari mulut orang Jawa. Tapi tetap aja nggak pantas."
"Giliran ada program transmigrasi, bilang orang Jawa itu hama. Kok sekarang nyalahin Banjar?"
"Kalau ada oknum malas, semua suku juga ada. Jangan generalisasi!"
"Ini seharusnya jadi tamparan buat kita. Orang Banjar harus buktikan bisa kerja keras dan cerdas."
Komentar-komentar tersebut membanjiri kolom media sosial, baik yang mengecam pernyataan Aksar maupun yang mencoba meredam emosi.(Wartabanjar.com/feedgramindo/berbagai sumber)
editor: nur muhammad