WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Suasana duka menyelimuti Desa Damithulu, Kecamatan Batuampar, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, usai dua bocah ditemukan tewas tenggelam di sebuah lubang bekas tambang yang penuh air.
Dua sahabat kecil, NA (4) dan RA (3), sebelumnya dilaporkan hilang pada Jumat (25/7/2025) sore. Setelah pencarian panjang hingga dinihari oleh petugas gabungan, relawan, dan warga, jasad mereka akhirnya ditemukan pada Sabtu (26/7/2025) sekitar pukul 01.00 WITA.
“Kedua korban bukan adik kakak, tapi bertetangga dan biasa bermain bersama,” tutur Camat Batuampar, Hendro Cahyoko, yang turut berada di lokasi kejadian sejak malam.
Lubang Tambang Jadi Perangkap Maut
Lokasi tenggelamnya bocah malang itu adalah lubang eks tambang yang dalam, dipenuhi air berwarna kehijauan. Warga yang ikut mencari bahkan menggunakan alat pancing darurat untuk mengidentifikasi keberadaan tubuh korban.
BACA JUGA:DETIK-DETIK Pekerja Terkena Tumpahan Cairan Logam Panas di Bungku Barat, Morowali
“Kami berupaya semampunya. Lubang bekas tambang itu benar-benar dalam dan tak berpagar,” ujar seorang warga yang ikut pencarian, dengan suara bergetar.
Proses evakuasi berlangsung dalam suasana haru. Tangis pecah dari para keluarga dan warga setempat saat jasad kedua bocah diangkat dari air. Tak sedikit yang trauma dan menuntut adanya tindakan dari pihak terkait.
Lubang Tambang Terbengkalai
Insiden ini kembali membuka luka lama: banyaknya lubang eks tambang yang dibiarkan menganga di dekat pemukiman, tanpa pengamanan berarti. Kejadian serupa pernah terjadi di berbagai wilayah Kalimantan, bahkan menelan puluhan korban jiwa, mayoritas anak-anak.







